Pengalaman bahasa
Assakamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,Ahamdulillah pada kesempatan ini kami kelas PAI/A diberikan tugas menuliskan cerita
mengenai pengalaman bahasa semoga cerita ini bisa menghibur teman teman semua dan bisa menjadi cerita yang menarik .Aku seorang pemuda tinggal di desa letaknya jauh dari kota.Di desa saya memiliki keanekaragamaan baik dari segi bahasa ,budaya ,maupun agama .Di sini ketika berpapasan di jalan antara satu suku bangsa satu dan yang lainya menggunakan bahasa indonesia tetapi masih ada logat bahasa daerahnya,tetapi tidak semua masyarakatnya seperti itu ada yang dari suku bangsa jawa ,sunda,dayak,bugis,madura,ataupun yang lainya mereka biasa menggunakan bahasa indonesia dengan baik tanpa ada logat dari bahasa aslinya.Ketertarikan bahasa indonesia di desa saya sangat minim,dimana di kalangan masyarakatnya lebih senang menggunakan bahasa daerah jika bertemu dengan yang sama suku,walaupun ketika mereka berbicara ada suku bangsa lain misalkan jawa dan lainnya.Pada suatu hari ketika saya belajar kelompok di tempat teman, saya datang awal .Tiba tiba teman saya bertanya kepada saya tumben kamu dak ngaret lik?"saya pun menjawab dengan serius ngapain ngaret mana aku ada kambing atau sapi di sanggar ni ".Nanti kalau aku ngaret mau dikemanakan rumputnya ?"Teman saya bertanya kembali",maksudnya apa lik?saya bertanya balik tadi kamu kan bertanya tumben dak ngaret,Cholik jawablah karena disini dak ada binatang ternak.Bukan itu maksud Saya lik ,ngaret tu artinya lambat bukan seperti apa yang di katakan cholik.Lalu cholik pun menjawab ,kirain ngaret tu cari rumput soalnya dalam bahasa daerah cholik tu ngaret tu artinya mencari rumput biasanya untuk sapi rumput tersebut ,kami semua pun tertawa ngakakšš¤£.
Pada saat daftar ulang di kampus IAIN Pontianak banyak sekali para A mahasiswa/mahasiswi baru .Seperti biasanya pasti seorang mahasiswa baru itu sangat pemalu banget termasuk saya sangat pemalu.Pada saat berada di ruang biro Auak saya berpapasan dengan seorang mahasiswi ,mahasiswi itu pun bertanya "udah daftar ulang kh?saya menjawab udah kak.Sampai pada akhirnya kami mengobrol berdua.Dan ada pertanyaan yang saya anggap aneh .Dia berkata Ehh kamu supan banget.Saya jawab tidak seperti apa yang kaka liat masih sopanaan orang keluar pondok kak.Ha bukan itu yang saya maksud kamu ini pemalu ya.Ha supan artinya apa kak??? Saya bertanya".Supan itu artinya pemalu.Oooo maaf kak saya salah pengertian ya ,kira saya supan artinya sopan.Sambil melanjutkan perbincangan kami tertawa terbahak bahak𤣠.Mungkin itu yang bisa saya sampaikan mengenai pengalaman bahasa yang pernah saya temui ,sebenarnya masih banyak yang lainnya tetapi hanya itu yang menurut saya terkesan dan membuat para pembaca ngakak sendiri gitu ya.Maaf apabila ada kekurangan di dalam cerita ini karena kesempurnaan milik Allah kekurangan di dalam diri saya pribadi .Akhirul kalam ,Wasalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar